"Bang Dion!!"untuk ke tiga kalinya Siena berteriak dari ambang pintu. Tak ada yang menyahut. Bahkan Shaka yang sedang bermain playstasion di kamar. Tak bergeming. Siena mana mampu ngangkat galon berat begini. Jadi alasan Siena teriak dari tadi adalah karena tukang galon itu gak bisa membantu Siena naruh galonnya langsung ke dalam rumah. Katanya kebelet boker. "Kenapa?"suara berat Ganta membuat Siena menoleh, pria itu masih berdiri didepannya dengan tas ransel dipunggungnya. Kelihatan banget kalau anak teladan. "Oh ini kak. Aku gak bisa ngangkat galonnya"Ganta tersenyum, semaput-semaput deh Sieana. Melihat pria dewasa dan sikap tenang seperti Ganta itu sebenarnya tipe Siena banget. "Biar kakak aja ya"Ganta langsung mengangkat air galon itu dengan mudah, Siena terpana melihat otot

