"Buat apa dia datang kesini? Berjabat tangan saja tidak mau," ujar Nicholas menggerutu. Elena meraih tangan Nicholas Lalu menggenggamnya erat. Lelaki itu terkejut lalu menoleh ke arah Elena yang seakan-akan mendinginkan panasnya hati Nicholas. "Akhirnya kita menikah," ujar Nicholas tersenyum bahagia dan mengelus kepala Elena seakan menghapus bekas tangan Azzam yang baru saja mendaratkan tangannya di sana. Kini mereka berfoto bersama, Rumi berdiri di depan Nicholas. Sedangkan tangan Elena di pegang erat oleh Nicholas. "Mempelai wanita, ayo tersenyum!" kata sang Fotografer. Elena tersenyum hingga deretan giginya terlihat begitu pun Rumi juga mengikutinya. "Selanjutnya satu keluarga ya," ujar Laki-laki yang memegang kamera. Abah Usman, Ummi, dan kedua orang tua Elena bergabung dan me

