Part 16

959 Kata

**     04 : 30    Hamka lagi lagi menatap jam yang menempel pada dinding ruang inapnya, memastikan gadis yang melangkah santai memasuki ruangannya dengan kantong kresek ditangannya benar benarbukan khayalannya. "Kristal?" "Opo?"   Gadis itu kembali menikmati permen kakinya, meletakkan kotak makanan diatas nakas disamping ranjang Hamka yang mengerutkan keningnya. "Lo gila ya?"    Gadis itu mendengkus kesal, menyeret kursi dengan suara deritan memekakkan telinga hingga kesisi ranjang. "Kristal."    Terkekeh pelan, Kristal membuka kotak makanan. Bergegas bangkit saat menyadari Hamka yang ingin duduk bersandar dikepala ranjang. "Gue bisa sendiri, astaga." "Bodo."    Kristal mulai menyendok bubur ayamnya, sementara tangan lainnya masih memegang permen kaki yang membuat Hamka h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN