Andra menutup koper sedang diatas ranjang Kristal setelah memastikan gadis itu tidak meninggalkan apapun saat melakukan study tour nya, membawanya turun dari sana dan mendorongnya kesisi ruangan sementara pemiliknya sejak tadi meringkuk malas memeluk gumpalan selimut dengan rambut kusut. "Pak?" "Hm." Andra membersihkan plastik, paper bag dan price tag yang berterabaran dilantai kamar. "Bapak ga capek?" Andra menegakkan punggungnya, menatap Kristal yang menatapnya dengan mata mengantuk. "Kenapa?" "Bubu dulu sini." Kristal menepuk sisi ranjangnya yang kosong, nyaris benar benar tertidur sebelum Andra melangkah mendekat hingga gadis itu membuka matanya lebar. "Bapak mau ngapain!?" Kristal menjerit tertahankan, saat Andra menarik kedua lengannya ag

