37

948 Kata

"Kristal!!!" "Apa apa?"        Prinka menarik Kristal menjauh dari koridor, Camelia hanya mampu menggelengkan kepalanya dan mengekori kedua temannya itu. "Lo ada apasih ama Pak Andra!?" "Jangan teriak,  Prinka."       Tegur Camelia yang membuat gadis itu berdecak kesal. "Yakan gue penasaran,  mana kemarin guru guru pada ngerumpiin lo di ruangan coba!" "Eh? Masa?"    Kristal menggaruk pipinya, terkekeh kecil melihat Prinka yang berniat kembali mencecarnya dengan pertanyaan. "Pak Andra temennya abang gue sih." "Lo punya abang!?"        Krista mengangguk, menunjukkan cengiran khasnya. "Hu uh." "Lo ko ga bilang bilang kalu punya abang!? Trus itu kemarin pake pelukan, tau gak si Inggrid sama Sania bacot bat dari kemarin anjir!"     Kristal lagi lagi terkekeh yang membuat Prin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN