** Sudah lewat tengah malam, Andra kembali melirik jam tangannya. Lima belas menit lagi ia akan segera sampai dan melepaskan setelan formal yang masih melekat sempurma ditubuh tegapnya. Alisnya terangkat melihat keributan tidak jauh dari mobil yang dikendarainya, beberapa pengguna jalan yang lain bahkan tampak memelankan laju dan mendekat kearah kerumunan. Andra menajamkan tatapannya, tidak berniat turun sebelum motor sport yang sangat dikenalinya itu ada disekitar kerumunan. Bara? Andra bergegas turun, melepas jasnya dan melengkah lebar menerobos kerumunan yang mulai menyalakan ponsel mereka. "Jangan mengambil gambar." Andra menghentikan langkahnya saat menyadari apa yang terjadi dihadapannya, Bara dan teman temannya sedang memukuli kelompok remaja yan

