"Terus sekarang Kai dimana?" tanya Mama yang duduk melemas di atas sofa ruang tamu. "Mama takut dia kenapa napa," lanjutnya kini di iringi air mata. Aska masih berdiri mematung di depan Mamanya. Tatapannya kosong kedepan dengan tangan yang mengepal di depan. "Gimana bik? Udah Telfon Bapak?" tanya Mama dengan panik kepada seorang ART yang baru saja datang. "Sudah, buk. Pak Reno sekarang perjalanan pulang." "Askaaaaa..Askaaaaa..." Mama memijat pelipisnya sendiri yang terasa berdenyut. Kepalanya pusing semenjak mengetahui bahwa putrinya tidak pulang bersama anak semata wayangnya. Segala kekuatiran muncul dalam benaknya. Segala kemungkinan yang bisa saja terjadi membuatnya semakin takut. Anak gadis yang sangat dia sayangi belom pulang selarut ini. Rasanya ingin marah, apalagi pada ana

