Setelah kejadian itu, Ganesha semakin protektif menjaga Mutia. Ia selalu menunggui Mutia pulang setiap hari tidak peduli itu pulang lembur atau pulang sesuai jam kerjanya. Hal ini membuat Mutia agak risih dan sering diledek oleh teman sesama pegawai, pengajar dan bahkan para murid. Tapi Ganesha tidak peduli akan hal itu justru malah semakin membuatnya menggoda Mutia. Ia merasa gemas saat melihat ekpresi wajah dari gadis berpipi chubby itu. Seperti saat ini Mutia sedang memanyunkan bibirnya sebab saat pulang kerja tadi ia terus-terusan di ledek oleh teman-temannya yang kemudian diikuti oleh Thoriq dan Anggota band the Panda’va yang lain. “Kenapa cemberut?” tanya Ganesha. Mutia hanya diam tak menjawab. “Kamu Masih marah tentang ini?” tanya Ganesha lagi. “Iya, gimana enggak marah coba,

