EMPAT PULUH SATU

1065 Kata

Kini para remaja itu bersama Mutia dan Ganesha sedang berada di sebuah café. Anggota the Panda’va selain Taufik dan Dayat meminta keduanya menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. Setelah menjelaskan semuanya pada sahabat-sahabat mereka,Abrar bersuara dan merasa marah pada kedua temannya itu. Remaja berkulit kuning langsat itu langsung kembali meledek kedua sahabatnya itu.                “Lo pikir kita temen apaan hah, gara-gara status kalian yang ternayata bukan anak kandung orang tua kalian dan nyatanya Ibu kandung kalian, terus Kita gak mau temenan lagi sama kalian, Kalian tu bodo atau emang bloon hah, Kalian pikir pertemanan Kita menyangkut dengan harta sama status doang? Enggak kan,Kalian lupa ya sama kasusnya Thoriq dulu, Kita ninggalin Dia saat keluarganya bangkrut? Enggak kan” uc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN