"H—Haven, lepas." ucap Fiona dengan cemas. Tas jinjing yang sebelumnya ia pegang jatuh ke lantai. Kedua tangannya memegang tangan besar Haven. "Aku istrimu, Haven." suara Fiona melemah. Wajahnya memerah karena mulai sulit bernafas. Haven belum sadar atas apa yang sedang ia lakukan saat ini. Tangannya semakin kuat mencekik Fiona. "H—Haven. Aku istrimu, jangan lakukan ini kepadaku." sudut mata Fiona mulai mengeluarkan air mata dan jatuh ke tangan Haven. Dan karena itu pula, Haven sadar atas apa yang sudah ia lakukan. Ia melepaskan tangannya dan tampak terkejut atas apa yang sudah ia lakukan kepada Fiona. Fiona terbatuk-batuk dengan tubuh yang jatuh terduduk dengan lemas. "Kau marah karena aku mengikuti mu sampai ke sini?" Fiona mendongak dengan kedua mata yang memerah. "Aku tidak boleh

