Suhu tubuh Haven terasa naik lebih cepat. Keringat mengucur di keningnya. Ia harus pulang sekarang! Haven menghubungi James, "jemput aku sekarang," ucapnya dengan lemah. Selagi menunggu kedatangan James, Haven mencoba untuk mereda rasa panas yang ada di dalam tubuhnya. Ia melangkah menuju dapur dan mengambil minuman dingin yang ada di lemari es. Ia terus meneguk minuman itu dan sesekali membasuh dadanya dengan air. Haven kembali ke ruang tengah, dengan tubuh yang sedikit sempoyongan, Haven menurunkan suhu ruangan. Mungkin dengan cara ini, ia akan tetap bisa bernafas dengan baik walaupun dadanya sangat sesak saat ini. Haven membuka semua kancing kemejanya, ia duduk di sofa dengan kepala yang menyandar di sandaran sofa dan mendongak—menatap langit-langit ruangan. Ia menutup kedua matany

