"Aku boleh masuk?" Selene menatap Haven dengan sendu. Jika Haven ingin membuka kedok Selene yang sebenarnya, maka ia harus mengikuti permainan yang wanita itu lakukan. Haven mengangguk, ia mempersilakan Selene untuk masuk ke dalam unitnya. Selene yang sudah sering keluar masuk unit mewah Haven—langsung melangkah menuju dapur karena ia sudah membeli sesuatu dan menjinjing 2 buah kantong plastik. "Aku beli wine," Selene memutar tubuhnya menghadap Haven yang berdiri tak jauh dari posisinya. Haven hanya mengangguk. Kedua tangannya masuk ke dalam saku celana, ia memperhatikan gerak-gerik Selene. Selene tahu dimana ia harus menyimpan minuman itu. Ia membeli 2 botol wine, dan satu botol ia buka untuk ia minum bersama Haven. "Kau duduk lah dulu. Aku agak lama, karena ingin mengupas buah unt

