Chapter 78

939 Kata

*** Dulu, Skayara hanya bisa bermimpi bertemu kedua orang tuanya. Namun, sekarang semuanya menjadi kenyataan. Bukan sekadar menghayal, Skayara benar-benar masih memiliki kedua orang tua kandung dan hal tersebut membuat dia diselimuti bahagia. Meskipun tanpa Dante, Skayara senang karena terus didampingi Nadira semenjak sadar. Tidak pernah pergi jauh dari sampingnya, Nadira selalu berada di dekat Skayara—seolah sedetik saja Nadira jauh, gadis itu akan kembali hilang darinya. "Gimana? Enak makanannya?" tanya Nadira, setelah suapan pertama darinya masuk ke mulut Skayara. Siang menjelang atau hampir dua puluh empat jam pasca sadar, kondisi Skayara semakin membaik. Sudah menjalani pemeriksaan lanjutan tadi pagi, dokter berkata jika di dalam tubuh Skayara tidak ada luka dalam yang perlu dikha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN