Chapter LIII

1240 Kata

“Rake, boleh foto bareng gak?” tanya Acha. Rake mengerutkan dahinya heran. Ini baru pertama kalinya Acha meminta foto bersama dengannya. Sebelumnya mereka memang sudah pernah foto bersama, tetapi bersama Aika dan staf lainnya. “Gapapa, sih. Tapi buat apa?” “Pansos. Biar followerku nambah.” alasannya. Acha lalu mendekat ke meja rias sang aktor dan mengarahkan kamera depan ponselnya untuk berswafoto. Rake yang belum merapikan rambutnya dengan cuek menghadap ke kamera dan berpose. Mulai dari pose jari yang membentuk huruf V, pose finger heart sampai pose mengerlingkan mata Rake berikan dengan senang hati. “Tumben minta fotonya ke aku? Gak ke Aika?” Tentu saja ini membuat Rake penasaran. Untuk apa seorang aktris dan model ternama seperti Acha ingin menambah follower? Padahal setahu Rake

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN