Chapter LII

1160 Kata

Belum ada yang sanggup memecahkan keheningan di antara Acha dan Ryo. Bermenit-menit lamanya mereka terdiam dan hanya suara jantung dan napas mereka yang terdengar. Bahkan saat ini mereka masih berpelukan. Meskipun emosi Ryo sudah mulai tenang, kini pria itu hanya terpaku saat sadar apa yang dilakukannya pada Acha. Sementara itu, gadis yang ada di belakangnya juga mencari-cari waktu yang tepat untuk meminta Ryo untuk melepaskannya. Tetapi, sepatah kata pun tak bisa terucap dari mulutnya. Diam-diam Acha juga merasa nyaman di dekapan Ryo. Dia kira badan Ryo akan terasa sangat keras karena otot-otot di badan pria raksasa itu. Namun, sepertinya Ryo memakai baju berlapis-lapis di balik kemejanya, sehingga terasa cukup empuk. Melihat Acha tidak menolak pelukannya lagi, Ryo merasa be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN