Saat Diana Tahu

1071 Kata

“Tapi kamu sering sekali menghindar, Yas,” tutur Argo dengan suara yang pelan. “Aku juga nggak tahu apa yang kamu rasakan selama dua bulan ini,” lanjut Argo. Tyas menoleh, dan menatap Argo lekat. “Maafkan aku, kalau kamu merasa begitu. Aku memang bohong tadi. Beberapa bulan ini, aku berusaha sayang kamu, Argo. Aku berusaha untuk tertarik dengan apa pun ...” dadanya tetiba serasa sesak. “Stop!” ujar Argo benci akhirnya kepada Tyas. Tapi, kata itu tidak keluar dari mulutnya, Argo cukup tahu diri, Tyas masih istrinya, tidak mungkin dia memakinya. “Stop. Ini semua rasanya konyol, aku tidak mau mendengar itu lagi,” kata Argo, tidak sanggup juga menatap Tyas. Jadi, yang Argo lakukan adalah, melepas rem tangan. Lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Tujuannya ke kantor, ke mana la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN