Tyas menunggu ada yang menjelaskan kepadanya, dia menatap Genta dan Diana bergantian. “Ada yang mau menjelaskan, ada apa sebenarnya?” tanya Tyas setelah beberapa lama Diana dan Genta hanya diam. “Mami cuma nggak mau bikin Marvel terbangun,” Diana berkata sambil menaikkan alisnya tak acuh. Matanya menatap Genta yang seperti kebingungan. “Mami bisa menjelaskan dengan suara yang wajar ...” Tyas menghela napas, memejam, memendam emosi yang ada dalam dadanya. Harusnya hari ini dia hanya bersedih, tidak memikirkan yang lain. Genta melihat ekspresi wajah Tyas. “Mami cuma usul supaya kita bisa memutuskan di mana kita akan tinggal nanti. Tampaknya bulikmu tidak akan sanggup kalau harus membawa pulang Marvel ke Yogya lagi,” papar Genta. “Dan, Mami dan Papa punya rumah yang sudah siap ditempati,

