Earth menumpukan telapak tangannya dan merutuk dalam hati. Bagaimana bisa Sea dengan raut penasaran justru memperhatikan bagian dari dirinya yang b*******h. Earth menggeram. Perlahan dia menempatkan dirinya. Bagian dari dirinya yang membutuhkan pekerjaan sekarang. "Uuuh..." Sea mengernyit. Earth tak perduli. Dia harus mengerjakannya sekarang. Dia tidak ingin menjadikan semua ini pekerjaan rumah yang justru akan membuatnya pusing tujuh keliling. Earth berhenti. Dia memperhatikan Sea yang mengernyit. "I am okay. Aku tidak akan menjerit." Earth tak lagi sanggup berkata-kata. Dia melesakkan dirinya sangat pelan walaupun pada kenyataannya dia ingin melesat secepat dia bisa. Dia harus melakukannya dengan benar kali ini. "Ooh...ini mengganjal. Tidak nyaman." Earth mengerang. Rasanya ingi

