PART 22

1055 Kata

 "Kau seperti anak gadis yang kabur karena dipaksa menikah. Aku bahkan baru saja mencoba menemukan kemungkinan kau membawa koper atau semacamnya untuk mengepak bajumu dan menginap di sini." Theo, menghempaskan tubuhnya di sofa yang ada di kamar Earth. Kamar Earth dulu, ketika Eart masih tinggal dengan keluarganya. "Apa tidak sebaiknya kau bicara pada Aunty?" Earth menarik selimut, membungkus tubuhnya rapat. "Baiklah. Kuharap ini tidak berlarut-larut." "Aku tidak ingin membuat segalanya nampak rumit. Tapi, apapun yang dikatakan oleh Ibuku pada Sea kemarin malam, jelas membuat Sea mampu berteriak kalap padaku. Bisa kau bayangkan? Sea berteriak. Sesuatu yang mengusik hatinya begitu dalam sudah dilakukan oleh Mom. Sejauh ini, Sea gadis yang berpembawaan tenang." "Aunty sudah menelpon Mom

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN