Tara meminta Mang Udin untuk pulang terlebih dahulu. Ia juga mengatakan akan pulang bersama Puja yang sudah pulang terlebih dahulu. Tara terpaksa berbohong, agar Mang Udin percaya padanya. Supir keluarga Tara itu menuruti permintaan Tara, dan meninggalkan gadis itu di gerbang sekolah. Tara kemudian berjalan ke halte depan gerbang dan menangis sembari merenung di sana. Ia sebenarnya sudah melupakan sosok ayahnya karena Tara ingin memulai hidup yang baru. Tapi, hari ini kenangan pahit itu kembali terlintas ketika Puja mengatakan fakta yang sebenarnya. “Roy meminta gue untuk menjauhi lo. Dia juga ingin gue untuk tidak terlibat lagi dengan sesuatu yang berhubungan sama lo.” Perkataan Puja terus terngiang-ngiang di telinganya. Bagaimana mungkin Roy memikirkan hal itu yang justru membuatnya

