Akhir Dari Perjuangan

1447 Kata

Tara tersenyum ketika melihat Roy keluar dari posko. Tara segera menghampiri Roy sebelum dia pergi untuk membagikan makanan. Namun, saat Tara datang padanya, Roy berlalu begitu saja tanpa menoleh sedikit pun. Mischa yang melihat itu merasa senang dan menghampiri Tara yang terdiam karena dicuekin oleh Roy. “Duh, ada yang terluka tapi tidak berdarah,” ledek Mischa. “Gimana rasanya dicuekin?” tanyanya yang sok lembut. Monik menatap tajam pada Mischa, ia segera menghampiri Tara sebelum Mischa semakin menghinanya nanti. “Nggak uah ditanggapin, ayo kita pergi,” ajak Monik menarik tangan Tara. “Hey pengkhianat,” teriak Mischa, Monik dan Tara menghentikan langkah. “Lo ngomong apa tadi?” tanya Monik membalikkan badan. “Pengkhianat. Kenapa? Nggak suka ya.” “Nggak usah ngomongin diri sendiri,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN