Tamara Alveria

1251 Kata

Denis memasukkan mobilnya ke halaman rumah. Ia baru sampai saat petang. Denis tidak langsung pulang setelah mengantarkan Monik ke rumahnya, ia berputar-putar tidak jelas di jalanan. Entahlah, pikirannya sedang terasa kacau. Denis masuk ke dalam rumah, suara ramai terdengar di ambang pintu. Sepertinya ada tamu yang sedang berkunjung. Benar saja, Denis mendapati teman-teman ayahnya sedang berbincang di ruang tengah. Denis pun menyalami mereka. “Tumben jam segini baru pulang, Nak?” tanya ayah Denis. “Mungkin baru pulang nganterin pacarnya, maklum lah anak muda,” celetuk salah satu teman ayahnya itu. Denis mengambil duduk di sebelah ayahnya atas permintaan pria paruh baya itu. Mau tidak mau, Denis harus menuruti dan mendengar perbincangan mereka. “Nak, ayah rencananya mau jodohin kamu sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN