Tara tiba di taman lebih dulu dari Denis, karena memang jarak rumahnya dengan taman sangat dekat dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki saja. Dia kemudian duduk di salah satu tempat duduk yang dekat dengan pedagang kaki lima. Tara sengaja memilih duduk di keramaian karena sebenarnya dia takut berada di taman pada malam hari meski pun sangat ramai. Gadis itu tak ingin mengambil resiko apa pun karena mengingat Uminya yang pasti kecewa jika sesuatu terjadi pada dirinya. Tara meraih ponselnya, karena bosan ia pun memilih untuk memainkan game di sana. Namun, Monik tiba-tiba saja menghubungi, Tara memutuskan untuk mengangkat panggilan dari Monik sembari menunggu Denis datang. “Iya, Mon. Ada apa?” sapa Tara dari seberang sini. “Lo di mana, Ra? Gue mau curhat nih,” jawab Monik. “Gue lagi di t

