bertemu dylan di sana

390 Kata
Alexia memperhatikannya masuk dengan seorang wanita di sisinya, dia memutar matanya ke arahnya. Ini di luar prediksi alexia, tak di bayangkan jika dia datang bersama seorang wanita. 'Apakah dia sengaja merencanakan semua ini? Datang ke sini bersama seorang wanita untuk sekedar memamerkannya?" Alexia kesal, sangat kesal. Alexia langsung membuang muka,. dia melihat pelayan yang membawa nampan sampanye. Lalu memanggilnya dan mengambil tiga gelas. 'Ini alkohol......" Sebelum peleayan itu menyelesaikan kata-kata nya, Alexia mengangkat jari tengahnya yang membuat pelayan itu tetap diam dan kemudian dia berjalan pergi. Alexia meneguk tiga gelas sekaligus. Tenggorokannya terasa panas namun perasaan itu segera menguap menjadi rasa sakit. Hanya rasa sakit dan dia membencinya. Alexia sangat membenci dirinya sendiri karena belum berhasil move on dari dylan. Tambah lagi dylan dan wanita itu duduk gak jauh dan hanya berjarak beberapa meja darinya,alexia tahu bahwa dylan sengaja melakukan semua ini. Alexia dapat melihat dari pantulan gelas kaca nya kalau dylan sedang tersenyum menatap nya.. Andai saja Henry ada di sini saat ini mungkin alexia akan melakukan hal yang sama.. "henry, mengapa kamu pergi tanpa memberi tahu ku," Alexia bergumam dalam hati, dia merasa kecewa pada suami nya itu.. Tepuk tangan para hadirin mampu menyadar kan lamunan alexia,. Alexia langsung memutar kepalanya dan Saat itu Kylie muncul dari balik tirai bersama ayahnya. Dia mengenakan gaun putih berkilau. Mereka telah dinyatakan sebagai suami istri oleh pendeta. Tapi sayang Alexia melewatkan bagian itu,karena ayah nya melarang.. Saat melihat wajah kylie, muncul dendam lama di hati alexia. Dia membenci Kylie. Dia benci kalau Kylie bahagia karena dia tidak seharusnya bahagia, dia telah menyakitinya sebelumnya, dan dia seharusnya sedih. Dia seharusnya merasa menyesal. Dia seharusnya merasakan sakit. Tiba tiba Alexia merasakan sakit di ulu hati nya rasa sakit itu membuat nya merasa tidak bisa bernapas lagi. Dia harus keluar dan mendapatkan lebih banyak udara. Namun ketika melewati meja tempat dylan dan wanita itu duduk,Alexia merasa sesak di d**a. Namun lagi lagi dylan tersenyum kepada nya, ingin rasa nya alexia menyingkirkan wanita yang ada bersama dylan saat ini namun.... Argh,alexia sudah tak tahan lagi,dia lalu berjalan keluar dan memasang muka acuh ke arah Dylan, dia tidak ingin melihat wajah tampannya dan senyuman konyol yang selalu terpampang di wajahnya. Alexia yang sudah berada diluar lalu menarik dan membuang nafas "Ahhh lega" Ujar alexia berkata pada dirinya sendiri.. Namun rasa sakit hatinya kepada kylie muncul lagi,..
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN