POV:CUT CUT, THOR KOK ALEXIA MEMBENCI KYLIE?
AUTHOR: MAKANYA DARI BAB1 KEMARIN IKUT, BIAR GAK NANYA NANYA..
POV: NYARI JODOH THOR, BURUAN ATAU AKU GAK MAU KERJASAMA DENGANMU
AUHTOR: DIH PAKAI NGANCAM SEGALA KAMU, OK OKE AKU KASI TAHU...
JADI KYLIE ITU DULU SAHABAT ALEXIA, TAPI DIA BERSELINGKUH DENGAN PACAR ALEXIA SI DYLAN.. PAHAM?
POV:.............
LANJUT!!
Saat ini ALEXIA benar benar terluka.
Alexia tidak bisa menerima kenyataan ini.
Itu terlalu berat baginya.
Yang dia inginkan hanyalah dicintai, tetapi mengapa itu terasa begitu sulit? Setiap orang. .. Semua orang meninggalkannya; hancur dan sedih.
Dia terus berjalan menyusuri sepanjang jalan sempit, alexia bahkan tidak tahu di mana dia berada tetapi dia senang tidak ada yang perlu menyakitkan mata dan hatinya...
'Apakah kamu baik baik saja? "
Alexia mendengar suara itu menembus telinganya namun dia tidak peduli siapa orang itu. Saat ini alexia hanya membutuhkan pelukan. Dia membutuhkan kenyamanan. Dia membayang kan seseorang memeluknya bahkan jika dia terjatuh. Dia perlu merasakan bahwa seseorang akan melindunginya dari dunia yang hanya dipenuhi rasa sakit.
Dia perlu membenamkan wajahnya dan melupakan sejenak bagaimana rasanya terluka dan merasakan sakit.
Dia membutuhkannya.
'Aku butuh......,'
Ucapan nya terhenti karena yang menyapa dirinya adalah.....
'Tidak apa-apa,Aku di sini untukmu dan aku akan selalu menemani mu"
Sahut pria itu berbisik di telinganya.
Alexia tahu itu dia.
Tidak ada yang pernah meyakinkannya seperti ini.
Itu adalah pengagum rahasianya.
Tapi Dulu...
* * *******
Matahari masuk ke dalam ruangan, menyinari langsung ke matanya. Alexia menoleh ke samping untuk melindungi dirinya dari sinar matahari yang menerpa wajahnya. Dia menemukan sisi yang lebih baik untuk tidur tetapi membuka matanya ketika dia menyadarinya.
'Bagaimana aku bisa sampai di sini?!"
teriaknya pada dirinya sendiri.
Alexia menoleh dan melihat sesosok tubuh tinggi terbaring di sisinya. Dia tahu siapa orang itu, bahkan dia bisa mencium baunya dari jarak bermil-mil dan mengidentifikasinya di mana saja.
'Ahhhh!!"
teriak alexia sehingga membangun kan pria itu.
'Dasar b******k!"
Alexia membentak dan mendorongnya dari tempat tidur..
Dia benci kalau dia ada di sampingnya saat ini. Tidak, dia menyukainya tapi dia tidak pernah bisa mengakuinya pada dirinya sendiri.
Dia akan terus menekan perasaan itu, ke bawah, ke bagian terdalam hatinya.
Dylan dengan lembut mengusap matanya. Dia menyaksikan Alexia tertidur mendengkur pelan.
Sudah dylan duga kalau Alexia akan bersikap seperti ini ketika dia bangun.
Dylan tertawa mengetahui Alexia akan berperilaku persis seperti ini dan itu masih membuatnya tertawa.
Alexia langsung mengenakan gaunnya, dia mengambil tas dan berjalan keluar. Dylan menyeringai, senyuman yang menunjukkan dia tidak peduli. Seringainya menunjukkan bahwa dia tidak menganggapnya sebagai mainan. Seringai itu menunjukkan bahwa dia tidak merasa bersalah atas perbuatannya. Seringainya menunjukkan bahwa dia telah move on, padahal kenyataannya dia hancur.
Falashback:
Ingatan dylan tentang Malam itu kembali terngiang di kepaka nya,,
Dylan melihat alexia mengambil tiga gelas sampanye dari nampan pelayan..
Setahu dylan,alexia tidak minum alkohol,.
Namun malam itu dylan menyaksikan dengan mata nya sendiri,
setiap gerakannya,cara dia menelannya masing-masing dan tidak memberikan reaksi meskipun tenggorokannya terasa terbakar.
Dia melihat ekspresi wajah alexia yang memerah, cara dia memegang meja..
Argh Alexia mabuk berat..
Sebenar nya yang dylan bawa semalam adalah adiknya diana, tapi entah kenapa tatapan mata alexia seakan akan menaruh rasa cemburu..
Dylan tak mengerti dengan nya..
Dylan melihat alexia berdiri dan berjalan keluar dengan badan sempoyongan, tapi diam diam dylan membuntuti nya dari belakang..
Entah dimana alexia pergi, karena dia berjalan keluar dari gerbang rumah ayah nya...
Namun dylan tetap mengikutinya, hinga tiba tiba datang dua buah motor masing masing satu motor ada dua orang..
Mereka berhenti tepat di depan alexia,.
Dari gerak gerik mereka dylan dapat menebak bahwa anak brandalan itu ingin mencabuli alexia..
Dylan langsung berlari ke arah alexia,dengan sigap menarik Alexia menjauh dari mereka.
'Apa-apaan ini..."
sebelum dylan bisa menyelesaikan pernyataannya, anak anak berandalan itu melarikan diri dan menghilang di kegelapan malam.
Dylan memandang Alexia yang sedang mabuk. matanya sedikit tertutup dan air mata mengalir dari matanya.
'Tolong jangan pergi'
kata nya dan melingkarkan tangan di leher dylan.
'pengagum rahasia aku menyukai mu,jangan pernah berhenti untuk terus mengirimi aku pesan,aku merindukan bunga matahari pemberian dari mu"
Gumam alexia..
Dylan bingung tidak tahu apa yang dia bicarakan.