Pukul delapan pagi Revano dan Lucas baru tiba di Bandara Udara Internasional Husein Sastranegara, semalam Revano tidak jadi berangkat dan memutuskan untuk berangkat pagi pagi di mana jarak Singapore dan Bandung bisa di temput dengan waktu tiga puluh menit dengan private jatnya. Keduanya kini sudah berada di dalam mobil menuju kampung halaman Aluna di Lembang Bandung. “Lo kenapa murung gitu Rev. Hai, tersenyum lah ini hari bahagia lo. Hari pernikahan lo!” sindir Lucas dengan cengiran. Revano menatap tajam membuat bibir Lucas kini terkekeh. “Gue cuman tanggung jawab atas semua perbuatan gue sampai itu anak lahir. Nggak ada niat buat gantiin Melanie di dalam hidup gue!” tekan Revano kembali. Rasanya Lucas dan Adam orang yang sama-sama senang melihat dirinya seperti ini. Dua orang keper

