39. Diluar Dugaan

1361 Kata

Naomi tiba-tiba terbangun di tengah malam dengan mimpi buruk lagi. Dia melangkah pelan menuju ke refrigerator mengambil minum dan meneguk segera minuman itu satu gelas penuh. Rasa sesak di dadanya masih saja terasa mengingat kejadian menyakitkan itu lagi. Dia mengusap air matanya yang tiba-tiba jatuh di pipinya. Kenapa hidup ku sesial ini Tuhan.. ? Aku kira dia adalah pasangan seumur hidup ku, nyatanya dia yang memberikan trauma untuk ku. Tapi engkau tidak tinggal diam kan atas apa yang mereka perbuatkan ke pada ku dan aku percaya kepada mu hukum tabur tuai itu nyata. Gumam Naomi dengan pelan. Ucapan Lea kemarin di hadapan Kak Donny sungguh bikin hangat hati Naomi mendengarkannya. Dia benar tidak membenci ayahnya. Walaupun dia tidak pernah berjumpa tapi Lea tau bahwa ayahnya sudah berkh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN