33. Again

1469 Kata

Warning tipis-tipis !! "Long time no see, Sayang." Naomi Memutar bola matanya, kini dia berdiri di depan meja Fahlefi. "Kenapa ?" Mata Fahlefi menyipit. "Apakah tidak ada yang aneh, aku memanggilmu ke ruangan ku ?" "Makanya aku bertanya kepada mu ?" "Kok nada suara mu jadi berbeda apakah kamu marah sama aku ?" ucap Fahlefi lembut kini dia tidak mau menyakiti hati Naomi dengan berbicara kasar dan arogan seperti dulu lagi. Naomi melongo. Seharusnya aku menanyakan itu, kenapa pula dia jadi lembut begitu ucapannya biasanya kan kalau dikantor begini dia akan ngegas tidak peduli dengan ucapannya ntah menyakiti hati orang lain atau tidak. Eeh apa cuma sama aku aja dia mendadak jadi lembut begini ? Apakah dia benar-benar tidak marah aku datang ke kantor hari ini ? Bukan kah lebih bagus a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN