D*da Naomi bergemuruh cukup hebat. Dia tidak tahan lagi makanya dia berani melayangkan tamparannya kepada Bos nya sendiri. Dia benar-benar tidak peduli dengan ekspresi wajah Bos nya tadi, dengan segera dia meninggalkan ruangan itu menuju ke toilet dia mengunci dirinya dari dalam sana membiarkan air keran mengalir begitu saja. Naomi menumpu pegangan di wastafel. Matanya terpejam. Dia tengah mengendalikan emosi yang masih meledak-ledak di dalam d*danya. Sakit hati itu sangat jelas bisa-bisanya Fahlefi dengan kurang hajar mencium dirinya. Dia berusaha untuk tenang tapi sayangnya dia tidak bisa mengendalikan amarahnya lagi. BR*NGSEK.... ! Jerk.. Fahlefi SIALAN ! Naomi sangat marah bisa-bisanya dia masuk dalam jebakan Fahlefi buat. Naomi melampiaskan kemarahannya di toilet dia membasuh mu

