Harry Aku memilih mati beberapa tahun lalu setelah tidak tahan menanggung nestapa akibat kehilangan Elanor. Aku sadar bahwa sejak dia memilih Edward dibandingkan aku—aku begitu terluka. aku memilih tinggal di rumah Pak Tua dan menghabiskan waktuku sampai aku mati bunuh diri. Elanor membuatku sengsara dan menderita. Cintanya yang tulus mengirimiku semacam karma karena aku hanya memanfaatkannya—meskipun aku juga mencintainya. Aku menyesal karena lebih memilih status dan harta dibandingkan Elanor. Aku melihatnya hari ini datang ke pusaraku bersama seorang anak kecil yang berusia sekitar enam tahun. Dia memiliki mata dan hidung yang sama persis sepertiku. Dia mungkin anakku. Ah, tidak! Bukan mungkin lagi, dia memang anakku. Kalau bukan tidak mungkin Elanor datang menemuiku bersama

