Ada beberapa alasan utama mengapa Faira menganggap ajakan Akmal hanya bercanda saja: lelaki itu tampak tidak serius sama sekali, terlihat lebih santai, dan seolah apa yang ia katakan kemarin hanya angin lalu. Sialnya, Faira malah memikirkan ajakan itu lebih dari sekadar candaan. Berakibat pada sulitnya ia fokus sejak kepergian Akmal kemarin dari rumah, hingga malam hari, bahkan sampai pagi ini: saat Faira bersiap naik ke motor Akmal. "Kamu kok gampang banget ngajak orang nikah ya, Mal? Itu emang udah jadi hobi kamu ke cewek lain?" keluh Faira, usai helm terpasang sempurna di kepalanya. "Becandaan kamu udah nggak seru." "Yang bercanda siapa?" Akmal sampai menoleh untuk menanyakan hal itu, ketika Faira sudah duduk di belakangnya. "Kamu lah! Yang kemarin." Faira semakin menunjukkan keke

