56 - Satu Langkah Lagi

1906 Kata

Kenapa Faira harus kembali ke masa-masa menyebalkan ini? Ia diwajibkan melapor ke mana pun ia pergi pada Akmal, dengan ancaman video, gadis itu tidak bisa berkutik. Sore ini, ia meremas rambut dengan kuat, saat hendak mengirimkan pesan pada tetangganya itu. Ini jauh lebih mirip seperti dipenjara, walau Faira sebenarnya diberikan kebebasan. Faira Sarry : Aku mau kerja. Hal ini saja sudah merusak mood-nya dengan mudah. Beruntung, ada stok ice cream yang bisa ia ambil dari kulkas, sehingga ada sedikit pengalihan. Faira menempelkan pipinya di atas meja, sembari menjilati ice cream stik itu dengan lesu. Akmal : Mau saya antar? Faira Sarry : g Pesan satu huruf itu semoga dimengerti dengan baik oleh Akmal bahwa perasaannya sangat tidak nyaman sekarang. Ia juga menambahkan pesan lain,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN