57 - Saling Melukai

1850 Kata

Faira Sarry : Aku berangkat sendiri. Naik angkot. Paling benci sama orang yang ikut campur urusan orang lain! Tiga pesan itu dikirimkan Faira secara beruntun ke tetangga sebelah. Hanya sepersekian detik setelah pesan terkirim, centang dua langsung muncul. Panik menguasai Faira yang tidak ingin membaca balasan apa pun dari Akmal, sehingga data seluler langsung dimatikan oleh gadis itu. Kemudian, meninggalkan jendela kamar tempatnya menerima sinar matahari pagi, tidak lupa menguncinya. Totebag hitam dibawa serta oleh Faira keluar dari kamarnya, sembari memasukkan ponsel di dalam sana. Meski dalam kondisi yang tidak fokus, kaki Faira bisa mengambil kendali sendiri menuju dapur tanpa kesalahan sama sekali, bahkan bisa berhenti tepat di dekat meja. Hafal luar kepala. Gadis itu bergegas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN