Semangkuk bakso habis hanya dalam waktu kurang 10 menit, dengan level pedas yang bisa membuat lidah terasa terbakar. Namun, Faira berhasil melakukannya. Bawaan marah, kecewa, sedih—campur aduk—sehingga ia melampiaskannya dengan memberikan penyiksaan nikmat untuk dirinya sendiri. Efek samping nanti bisa ia pikirkan. Puluhan lembar tisu sudah dipenuhi air mata dan ingus, Akmal yang harus merapikan semua kekacauan yang gadis itu buat. "Dia padahal selalu larang aku buat deket-deket kamu. Langsung ngamuk kalau aku deket sama cowok lain." Penjelasan ini sudah dikatakan Faira berulang kali, sejak ia dijemput oleh Akmal satu jam yang lalu, tetapi tidak bosan untuk gadis itu utarakan. Sesekali ia hanya berhenti saat harus mengusap pipi yang kembali banjir air mata. "Ternyata ... dia sendiri tidu

