Sesak yang Faira rasakan beberapa hari lalu saat terakhir kali datang ke tempat ini, sekarang muncul lagi. Bahkan, semakin bertambah parah setelah Steve memarkirkan motornya depan basecamp. Gadis itu masih ragu untuk turun dari motor, padahal Steve sudah menurunkan standar dan melepas helm. "Mau turun, atau gue turunin?" tanya Steve, masih dengan ketidakramahan sama sekali. "Aku ... mau pulang. Ayah nanti marahin aku," kata Faira lirih. Berharap bahwa pria ini akan sedikit takut jika ia menyebut sang ayah. "Atau, HP aku ... siniin." "Kita bicara dulu, baru gue kasih HP." Steve turun tanpa mempermasalahkan keberadaan Faira sekarang ini. Walau lebih sulit karena ia harus membawa kakinya ke depan melewati motor. Lelaki itu berdiri tepat di samping Faira untuk bertanya lagi, "Turun, atau

