Rizal mengatakan apa yang Akmal sampaikan pada Faira pagi harinya. Gadis itu langsung bersemangat seketika, sehingga ia rela meninggalkan sarapan hanya karena mendengar suara deru motor tetangganya. "Akmal!" panggil Faira dengan nyaring, dan yakin bahwa Akmal mendengarkannya. Namun, pria itu tidak menoleh sedikitpun. Malah langsung menjalankan motornya meninggalkan rumahnya. Faira tercenung melihat apa yang ada di depan mata. Lelaki itu entah kenapa terlihat dingin pagi ini. Padahal, Akmal mengatakan bahwa ingin memperjelas hubungan mereka, dalam bentuk lamaran resmi. Namun, sikap Akmal seperti berbanding terbalik. Faira mencari-cari sesuatu, tetapi tidak menemukannya. Gadis itu dilanda kebingungan tak berkesudahan. Ia menunduk dalam, mencoba mencari jawaban atas kejanggalan pagi i

