Part 60 Menunggu

2014 Kata

Cais terdiam membisu di dalam mobilnya. Dia merasa sangat frustasi kali ini, tadi malam tanpa sengaja dia mendengar ucapan ibunya dengan tante Laura. Tak pernah terbayangkan dalam pikiran Cais kalau perasaan sayang ayahnya membuat ibunya merasa ketakutan. Sebagai seorang anak yang telah dewasa, Cais memahami dengan jelas ucapan dari ibunya, walaupun hanya sekilas, cukup membuatnya merasa tertohok. Selama ini memang ibunya seolah lebih memperhatikan dan menyayangi dia, ketimbang abangnya Cato. Namun ternyata, benar istilah itu, hati manusia sedalam samudera. Tidak ada yang bisa mengetahui isinya, sekalipun sudah menyelam hingga ke dasar. Bagaimana mungkin Ibunya bisa mengatakan kalau dia lebih mencintai mantan suaminya yang telah meninggal ketimbang ayahnya yang sekarang? Walaupun m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN