"Kita punya banyak rencana, tetapi tidak semuanya bisa terwujud. Ayahku tidak mengizinkan pernikahan." Indi berkata. Matanya menatap lurus ke arah mata Cato saat dia menyampaikan kalimat itu. Wajah Cato tampak kaget, tidak pernah dalam pemikirannya, kalau orang tua Indi tidak mengizinkan mereka menikah. Dan ... Apa alasannya? "Kenapa? Alasan----" Indi memotong kalimat Cato, berkata lagi. "Nggak diizinkan tiga bulan lagi, ayah minta mundur enam bulan." Seketika hati Cato kembali tenang, ternyata memang benar istilah anak muda kerap tergesa-gesa, bukan berarti yang lebih tua ingin berlambat-lambat. Dasar! Indi mengerjainya, padahal kabar itu juga sedikit mengecewakan. "Apa nggak bisa di diskon?" Cato bertanya, seketika Indi tertawa geli. "Kenapa kata-kata kita bisa sama? Aku juga b

