68. Kepergian Elard

2044 Kata

Elard tersenyum sumringah. Melongok keluar dari jendela mobil yang terbuka. Mendapati keberadaan Panca yang memasang wajah masam, karena pria itu kepanasan menungguinya datang. "Oy! Pan! Sini!" Elard melambai-lambaikan tangan, meminta sahabatnya itu untuk mendatangi taksi yang kini sudah berhenti. Dia tak mungkin keluar dengan kaki tanpa alas. Bukannya malu, tapi Elard tak mau telapak kakinya kembali kepanasan. Panca menurut. Pria itu melangkah menuju Elard yang sudah membuka pintu mobil, tanpa beranjak dari tempat duduknya. "Pesanan gue mana?" Todongnya setelah Panca berdiri di samping pintu mobil yang terbuka. "Nih," pria itu menyerahkan sepasang sandal pada Elard. "Dih, kok buluk?" "Astaga, masih aja di protes Bos." Decak Panca gemas, "gue nggak ada waktu buat beli sandal baru. Ud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN