Di luar, terlihat Fabian datang dengan bersungut-sungut, tepat sekitar satu jam usai dokter meninggalkan rumah. Grace melihat ke arah lelaki berpakaian santai tersebut, tampak bernada tinggi berbicara dengan bodyguard di depan. “Di mana Clara?! Katakan padaku, di mana Diego menyembunyikannya?!” bentak Fabian memegang kerah pria tampak kebingungan. “Katakan, atau aku akan melenyapkanmu hari ini juga!” tambahnya melebarkan kedua mata, berisyarat pada pria botak di depannya jika ada perempuan mendekat ke arah mereka. “Sa-saya tidak tahu, Tuan.” Bodyguard tampak ketakutan. “Dasar bodoh! Apa dia tidak bisa berakting sedikit saja?!” bantin Fabian. “Ada apa ini?” tegur Grace, menoleh Fabian ke arahnya dengan melemparkan tubuh bodyguard hingga terjatuh dalam posisi duduk. “Kau! Apa kau meliha

