Kepanikan Diego

1323 Kata

Esok hari, Clara terbangun dari tidur lelapnya. Tak ada siapa pun di kamar, ia melihat ke arah jam digital pada samping ranjang, menunjukkan pukul setengah tujuh pagi. Itu terlalu siang untuknya, memutuskan segera turun dari ranjang dan mengikat rambut. "Ke mana dia? Apa dia tidak tidur bersamaku semalam?" gumam Clara menelisik setiap sudut kamar. Sejenak ke kamar mandi, di sana selalu tersedia alat mandi baru dalam laci meja marmer warna hitam. Membersihkan lebih dulu wajah serta mulutnya, baru pergi mencari sang suami. Entah ke mana perginya lelaki itu, selimut pun sudah menutupi seluruh tubuh Clara, padahal semalam ia tak mengizinkan. Berjalan seraya memegangi pinggang juga perut bawah, ke luar dari kamar dan berpapasan dengan pelayang tengah bersih-bersih. "Kamu melihat Tuan muda?" t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN