“Kamu yakin tidak mau lebih lama di sini? Kita bahkan belum jalan-jalan,” ujar Alfa. Dia memerhatikan Almira yang sedang mengemasi barang-barang mereka. Berharap istrinya berubah pikiran. “Aku mau pulang, Mas. Ke rumah kita,” putus Almira. Alfa menghela napas dengan berat. Sayang sekali harus melewatkan masa bulan madu mereka di Jakarta. Padahal sebelum masalah Nasha muncul, Alfa sudah menyiapkan banyak rencana. Dia ingin membuat Almira terkesan. Pernikahan mereka baru saja sekejap mata, dia belum pernah benar-benar memberi Almira hadiah atau kejutan. Mengingat hal itu, Alfa merasa bersalah. Masalahnya dengan Nasha menyita banyak waktu dan tenaga. Dia bersyukur sekarang permasalahan itu sudah selesai. Hatinya terasa lebih ringan, beban yang selama ini disimpan lepas. Menyisakan rasa

