Aku suka bagaimana kamu dengan caramu yang dewasa, menghadapi kelakuan manjaku. Hi kamu, I love you. —Tertanda, istrimu yang cantik. NADINE'S POV Dalam balutan crop jeans dan atasan kaus oversize, serta sandal teplek yang menemani tiap langkah ringan yang kuambil. Aku, Aldric, juga Stephen baru saja tiba di Bandara Ngurah Rai. Sambil bermain ponsel untuk mengabari mama bahwa aku telah sampai, juga membalas personal chat Kiya dan Reva yang masuk. Group SMA-ku juga ribut membahas keberangkatanku dan Aldric. Dimar Akbar: kasih abang ponakan yang lucu ya dek Nadine. Aksa Farizhi: Azka bahagia banget anjir di poto, lebar bener senyumnya. Dimar Akbar: yaiyalah setan, orang kawin. Kiya bego: nikah bego woi, otak lu berdua isinya kawin doang, makanya nggak ada yang mau. Derby Pratama: nance

