Memiliki kamu, dicintai kamu, diprioritaskan oleh kamu, adalah hal yang tidak bisa kubalas hanya dengan ucapan terima kasih. Aku cinta kamu, Aldric. Kamu, suamiku, dan ayah dari anakku, adalah hadiah luar biasa yang pernah kudapatkan. Terima kasih, untuk selalu ada, untuk selalu cemburu terhadapku, dan untuk selalu mengatakan, bahwa aku milikmu. -tertanda, milikmu.- Nadine's POV "Abi anaknya siapa?" Aku bersuara penuh semangat. Abi yang badannya sedang kuoles minyak telon dan kuberi bedak tampak tidak peduli dan sibuk menendang perutku. "Abi gede mau jadi apa?" Lagi-lagi Abi sibuk sendiri dan tidak mengacuhkan pertanyaanku. "Abi kalau udah gede jadi anak baik, ya," tambahku untuk kesekian kalinya. Setelah dalaman Abi terpasang, aku beralih pada baju berwarna merah maro

