Cicit burung menyambut pagi. Tonggeret pun ikut riang bernyanyi menemani mentari yang perlahan naik dari tempat persembunyinnya. Sayang, sinarnya terhalang oleh dahan tinggi dan dedaunan lebat yang ada di tempat itu. Hanya secuil yang bisa masuk, dan menghangatkantubuh pemuda berambut coklat tersebut. Langkah demi langkah dia telusuri. Sesekai menarik napas dalam-dalam menikmati udara khas daun dan tanah basah, sebelum keramaian orang-orang menyambut dirinya. Sudah cukup lama sejak terakhir kali ia menginjakkan kaki ke Ibukota. Tugas berkelana mendatangi desa-desa untuk memastikan Nhymp yang datang menghancurkan tempat tinggal mereka, mencegahnya pulang sebelum semua tempat yang tertanda di peta telah dijamah. Dua tahun tidak terasa pemuda itu mengemban tugas ini. Cukup banyak musuh-musu

