Epilog

3672 Kata

Ini kisah ku, kisah yang mungkin terlihat konyol di mata semua orang. Bagaimana tidak, aku yang dulu pontang-panting mencari uang untuk bertahan hidup. Kini---semua kudapatkan dengan mudah, mungkin perumpamaan aku tinggal menjentikkan jari----sesuatu barang ku dapatkan. Dulu, hanya satu dipikiran ku. Besok makan apa?  Atau biaya berobat Nek Asih bagaimana? Sampai aku tau kenyataan ini. Kenyataan yang mungkin akan dibuat tidak percaya oleh orang. Aku---cewek miskin ini, ternyata berasal dari orang kaya. Alasan itu membuat ku hilang, dan tidak ingat pada mereka. Dulu----ketika masih tinggal di kampung. Kedua tanganku kasar, bukti jika aku seorang pekerja. Banyak yang ku kerjakan, yang penting menghasilkan uang dan halal. Tapi beda lagi, ketika----aku mulai hidup baruku. Kedua tangan ku y

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN