Dua jam kemudian, Raka bangun. Dia langsung pergi ke kamar mandi, mengambil air wudhu untuk menunaikan sholat. Itu pun dia sudah terlambat beberapa menit. Masih dengan mata yang panas karena mengantuk baru tidur dua jam, Raka mengabaikan itu. Kewajibannya sebagai seorang muslim tetap harus dijalankan. Selesai sholat, Raka menyempatkan diri untuk berdzikir dan melantunkan sholawat atas nabi SAW. Selesai. Tidak biasanya Raka sehabis subuh kembali melanjutkan tidur. Karena badannya yang terasa remuk dan mata yang super duper mengantuk, Raka pun pergi kembali ke tempat tidurnya di sofa, melanjutkan tidurnya. Pukul sembilan, Raka terbangun. Abira, Gladis, Erika, dan Doni masih tertidur semuanya. Raka beranjak duduk sembari mengusap matanya. Raka membunyikan buku-buku jarinya, memutar pinggang

