“Sekarang untuk rapat kali ini,” lanjut Ryan mempersilakan sepupunya untuk duduk di kursi, mengingat dia sadar bahwa dia baru saja membuat Milla shock bukan kepalang. Dia berbalik dari orang asing yang tak dianggap menjadi pemegang suara mayoritas sekaligus pemimpin dari semua orang di dalam ruangan. “Kita bisa mulai membahas topik utama. Pemungutan suara lisan sederhana seharusnya sudah cukup untuk meresmikan rancangan proposal,” katanya lalu menghela napas dalam-dalam sebelum menyeru pada semua orang. “Apakah kalian semua dari Jhonson Intl, setuju bahwa kontrak penjualan LCC akan mematuhi ketentuan yang disepakati sebagaimana yang berlaku saat ini?” Seruan ‘ya’ bergema ke seluruh ruangan dan Ryan menganggukan kepala. Anggota dewan yang hadir mulai berdiri dari posisi mereka lalu mela

