(1 jam sebelum pernikahan) Benny mendesah pelan, tubuhnya merosot saat menunggu giliran untuk menerima tamu berikutnya. Melihat ke sekeliling orang yang berada di dalam sana, Benny bisa menghitung dengan jari orang-orang yang Alden kenal secara pribadi. Dan sisanya hanyalah tamu dari pihak keluarga Milla saja. Tamu yang Alden undang hanyalah beberapa teman dekat yang pernah dia beri tahu kabar tentang pernikahannya secara pribadi dan meminta mereka datang, tetapi dia sisanya hanyalah orang asing. Benny mengerutkan kening saat dia melihat Alden dengan gugup mengusap tengkuknya lalu bergerak membetulkan dasinya berulang kali. Tanda jelas bahwa dia sedang super duper gugup sekaligus tidak nyaman. Dia memang pasti akan bertingkah begitu mengingat ada wartawan yang telah bersiap di depannya,

