Extra Part 5Menatap pemandangan kota dari ketinggian, selalu berhasil menciptakan decak kagum Ganiya. Kerlip lampu yang tampak menakjubkan di mata membuat hatinya merasa nyaman. Sejujurnya dia tidak habis pikir, bagaimana bisa Bara merealisasikan ucapan yang dikiranya hanya untuk membalas guyonan Abi. Dia masih ingat bagaimana sang suami menariknya ketika acara sudah selesai, dia yang berpikir akan pulang dibuat terkejut karena Bara mengajak ke resepsionis untuk menanyakan adakah kamar yang masih kosong. "Untuk berapa lama, Pak?" Berbagai pertanyaan yang dilontarkan perempuan dengan rambut disanggul itu, nyatanya tidak bisa mengalihkan pandangan Ganiya dari sang suami yang tampak tenang seolah tidak menyadari hampir membuat dia terkena serangan jantung akibat kejutan yang didapatkannya.

